Pasca Pernikahan di Semarang, 30 Orang Positif Corona


NNEWS.ID - Pesta pernikahan yang digelar warga di Kelurahan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah saat pandemi Corona malah berujung petaka.

Wali Kota Semarang Hendrar Pribadi mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, ibu mempelai meninggal, sementara sang ayah kritis karena covid-19, setelah pernikahan anaknya.

"Kemarin saya mendapatkan informasi, memang ada klaster baru yang sudah memakan korban keluarga pengantin," kata Hendrar Pribadi, Senin kemarin.

Selain itu, adik pengantin juga dikabarkan meninggal seusai berjuang melawan Covid-19. Bahkan, takmir masjid yang digunakan sebagai tempat akad pernikahan juga terinfeksi covid-19.

"Jadi penyebarannya sangat cepat ya. Tidak hanya keluarganya, melainkan takmir masjid yang digunakan untuk akad pernikahan juga ikut terinfeksi covid-19," ucapnya dilansir dari suara.com.

Karena ditemukan banyak warga yang positif covid-19, akhirnya tracing diperluas. Hasil tracking terakhir menunjukkan, data yang mengagetkan.

Sebanyak 30 warga yang datang ke pesta pernikahan diketahui positif covid-19.


"Setelah diperluas tracing-nya, ada 30 warga yang sudah positif Covid-19," paparnya.

Menurutnya, menyebarnya covid-19 di pesta pernikahan dikarenakan panitia pernikahan tidak menjalankan sesuai protokol Covid-19.

Untuk itu, ia berpesan agar warga bisa mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

"Kemungkinan besar karena tidak sesuai dengan protokol kesehatan saat proses pernikahan. Makanya banyak yang terkena covid-19," imbuhnya. (***).

0 Response to "Pasca Pernikahan di Semarang, 30 Orang Positif Corona"

Post a Comment

Daerah (19) Dunia (1) Duri (1) Health (1) Hukrim (20) Inhil (1) Nasional (13) Peristiwa (3) Prostitusi (1) Religi (1) Riau (1) Tulang Bawang (1) Viral (2)
Recent Posts Widget

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel